TARI SOLAH KETINGAN

20130324_173019 copy

Tari Solah Ketingan diciptakan oleh Agustinus, S.Sn. Tari ini mengambil inspirasi dari sebuah desa pesisir di Sidoarjo, Jawa Timur yang terpencil namun memiliki sejarah tersendiri, yaitu Desa Kepetingan (Ketingan). Ikon sejarah desa ini yaitu Putri Ketingan alias Dewi Sekardadu yang adalah Ibunda dari Sunan Giri. Nama Putri Ketingan dimasukkan ke dalam lirik tari Solah Ketingan untuk lebih memperkuat isi dari tari ini.
Tari ini di dominasi dengan gerak-gerak riang, lincah, tegas dan ayu yang mungkin tujuannya untuk menunjukkan bahwa warga desa Kepetingan adalah warga yang riang dan kuat meskipun mereka hidup di wilayah pesisir yang terpencil. Terinpirasi dari jiwa Dewi Sekardadu yang pantang menyerah ketika ingin menyelamatkan anaknya yang dibuang di laut.

Advertisements

TARI BANJAR KEMUNING

Tari Banjar Kemuning diciptakan oleh Agustinus,S.Sn. Tari ini mengambil inspirasi dari sebuah desa yang terletak di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur yaitu Desa Banjar Kemuning. Desa ini adalah desa pesisir dimana masyarakatnya menggantungkan hidup sebagai nelayan. Tarian ini menggambarkan kehidupan para istri nelayan yang tegar, kuat, namun juga luwes menghadapi sulitnya hidup ketika ditinggal para suaminya berlayar. Selalu memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa dalam kesehariannya.

Kostum Tari Banjar Kemuning Terdiri dari rok yang bisa melebar dan atasan tali leher serta cunduk melintang di atas sanggul kepala. Sekilas terlihat seperti tata rambut ala budaya china. Tari ini juga menggunakan gongseng seperti Remo. Warna kostum yang original adalah warna biru-kuning seperti tampak pada foto di atas. Namun kini telah ada modifikasi dengan warna-warna lain seperti Pink dan Ungu.  Dibandingkan dengan tari-tari lainnya, tari Banjar Kemuning tampak minim dengan aksesoris seperti kalung dan gelang, namun mungkin inilah ciri khas untuk menggambarkan kesederhanaan masyarakat Banjar Kemuning dan dengan menambahkan gongseng, menambah kesan kekuatan dalam setiap langkah kaki seperti yang tergambar dalam tari Remo.