Gerak Tari Kuda Lumping Tak Kalah dengan Gangnam Style

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG, – Sempat disebut oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo bahwa kesenian jaran kepang atau jathilan sebagai kesenian terjelek di dunia, Kesenian jarang kepang malah dijadwalkan akan tampil di event internasional Festival WOMAD di New Zealand, Australia, pada 15-17 Maret 2013.

Jika kesenian tarian jaran kepang memiliki ciri khas dengan penari yang mengendari kuda kepangnya tampil disana, setidaknya akan memangkas habis pernyataan orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Kesenian jarang kepang penuh dengan gerakan unik tak hanya soal kesurupan saja yang menarik, bahkan jika diperhatikan, gerakan pada rangkaian tarian jarang kepang tak kalah hebat dengan gerakan gangnam style yang gerakannya juga mengambil gaya orang menunggang kuda.

Menurut Sutanto Budayawan sekaligus seniman senior dari Komunitas Lima Gunung Magelang, kuda lumping adalah sebuah khasanah kesenian yang menarik perhatian bagi orang yang menyukai kebudayaan sebagai sebuah rangkaian luas. Tidak hanya sekadar gerak dan struktur bentuknya saja.

“Tidak ada sejarahnya, Jawa amburadul karena keberadaan kuda lumping,” ujar Tanto Mendut dalam acara Pentas dan Dialog Jaran Kepang bertema Kemerosotan Budaya di Studio Mendut, Kabupaten Magelang, Kamis, (13/9/2012).

Terkait tampil di Australia, Sutanto mengungkapkan, panitia festival mengundang kelompok seniman Komunitas Lima Gunung Magelang dan meminta nantinya menampilkan kesenian Jaran Kepang.

Undangan ini dinilai sebuah pengakuan bahwa dunia internasional saja mengakui keunikan Jaran Kepang. Apalagi masyarakat Indonesia seharusnya lebih menghargai dan mengakui.

“Festival ini sangat berwibawa untuk ukuran Asia-Afrika. Sebab sebanyak 30.000 orang penonton dari berbagai negara akan hadir dan sebanyak 400 musisi akan tampil,’’ kata seniman senior dari Komunitas Lima Gunung Magelang.

Pada acara itu, para seniman petani di kawasan Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh, hadir semuanya. Juga ditampilkan tarian Jaran Kepang. Antara lain tarian dari kelompok Jaran Kepang Ngablak, Grabag, dan Mendut. (tribunjogja.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s